Gambar ilustrasi from PINTEREST Orang-orang memanggilnya si Sudrun Pria berwajah kusam kusut payah Sosok asing dari tanah antah berantah Tinggal di gubuk reyot pinggiran pematang sawah Hanya Sendiri berteman kesah Raut muka masam penuh resah Entahlah Garis hidup apa yang membawanya menjadi susah Sudrun selalu nampak muram Pakaian kumal tampak kusam Seolah Tak pernah dilepasnya barang sejam Rambut sudah tak lagi berwarna hitam Sudrun selalu memberi kesan sosok seram Layaknya pendendam yang begitu kejam Tidakkah sudrun punya teman Tidakkah sudrun punya pasangan Tidakkah sudrun punya handai taulan Orang-orang masih tak punya jawaban Sudah lama kami diselimuti keheranan Coba sana kau ke sana pagi hari Temui sudrun yang masih duduk sendiri Sembari hanya diam di depan rumah sampai ashar nanti. Kau hendak menyapa "selamat pagi" Atau sekedar tabik melambai Aku harap kau tidak melakukan hal ini Atau kau hanya akan menerima sakit hati Sebab ia akan...
Blog ini cuma berisi renungan-renungan ngawur yang muncul pas lagi bengong di kamar mandi, opini liar yang nyelonong tanpa permisi, atau puisi asal-asalan yang tercipta gara-gara kehabisan kopi.