Dalam Thuruq Al-Hukmiyyah, Ibnu qayyim Al-jauziyah pernah mengutip statement Ibnu Aqil yang menyatakan, politik adalah sebuah sistem yang mampu membawa umat menuju kemaslahatan dan menjauhkannya dari mafsadah (kerusakan). Sekalipun, lanjut ibnu aqil, sistem itu belum pernah disabdakan oleh Nabi Muhammad SAW dan tidak ada wahyu yang menjelaskannya. Di sisi lain, Imam Syafi'i pernah berkata: "Tidak ada politik keculai haruslah sesuai dengan syariat.". Dalam merespon pendapat ini, Ibnu Qayyim memahami, bahwa yang dikehendaki dengan politik semata-mata bukanlah sebuah sistem yang tertulis dan harus terlaksana sama persis dengan teks murni syariat. Melainkan sebuah sistem yang sejalan dengan nilai universal syariat. Sehingga kita akan menemukan, bahwa dalam sistem politik dan ketatanegaraan, Islam memberikan ruang bebas kepada umat manusia untuk menentukan sistem politiknya masing-masing. Dengan catatan, selama sistem tersebut mampu memberi jaminan kemaslahatan sosial sebagai...
Blog ini cuma berisi renungan-renungan ngawur yang muncul pas lagi bengong di kamar mandi, opini liar yang nyelonong tanpa permisi, atau puisi asal-asalan yang tercipta gara-gara kehabisan kopi.