Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Februari, 2025

PANGGILAN CINTA DARI LIRBOYO

Februari dua ribu dua puluh lima, Kota Kediri menjadi saksi. Ribuan manusia dengan wajah-wajah lama, mendatangi kota ini. Bukan untuk keperluan bisnis, bukan untuk mencari hiburan, bukan sekedar bertemu kawan.  Berbondong-bondong mereka mendatangi rumah asal, tempat mereka mendapatkan banyak ilmu, pengalaman dan keberkahan sejati.  Selamat datang di Pesantren Lirboyo. Kota kediri turut menyambut kedatangan para alumni.  Mereka datang atas panggilan hati. Panggilan cinta yang tak bertepi. Menguatkan kembali ikatan batin yang tak tampak mata. Tapi senantiasa mengakar dalam jiwa. Meninggalkan segala kesibukan di rumah untuk beberapa hari, meninggalkan pekerjaan yang seharusnya mereka jalani. Semua demi satu misi: keta'dziman terhadap Lirboyo adalah harga yang tak bisa ditawar lagi.  Di sudut pesantren, di lokal-lokal kelas penuh ilmu, di kamar-kamar kayu tempat mereka merangkai mimpi dulu, 115 tahun Lirboyo berdiri kokoh. Satu abad Madrasah Hidayatul Mubtadi...

DEGRADASI MORAL

2045, Kemerdekaan Republik Indonesia mencapai satu abad. Satu momen epik bersejarah ditambah sebuah gagasan "Indonesia Emas 2024". Dengan visi menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat, maju, adil dan makmur. Salah satu pilarnya adalah pembangunan manusia serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Tentu pilar ini dikhitob utamakan kepada para generasi muda negara ini. Sebagaimana dikutip dalam situs kompasiana,  "Salah satu kunci utama untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045 adalah dengan mempersiapkan dan membangun kepemimpinan pemuda yang kuat, berintegritas, dan visioner." Membicarakan negara maju tentu tak melulu soal teknologi, sains dan perkembangan ilmu pengetahuan lainnya, tetapi juga tentang manusia beradab; revolusi moral. Sudahkan ada proyek besar untuk pembangunan manusia yang beradab? Bagaimana dengan akhlak generasi muda kita? Dengan karakter? Dengan rasa hormat yang seringkali kita temukan semakin menipis?  Mari berbicara fa...