Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2019

KETIKA ZONA NYAMAN MENJADI HAKIM UNTUK SETIAP PERKARA

ilustrasi gambar dari Pinterest Tatapan kabur lenyap  Tertelan pekat ketidaktahuan Dengki terhalang dinding jantung Setipis lapisan epidermis Merapuh Retak berputar tanpa ruang  Lalu menetap di kepalamu Nadi menahan denyut Pagimu lantang terisak Arus ingkar nampak terjal Halau berliku Seperti ngarai tak terjamah Batang hilir berair keruh Denyutku bergerak menjauh Di ujung tanah antah berantah Isakmu berubah cerca Meletup bagai bara Rajukmu hanya berharap sesuatu yang lain Tak terpajang Kau tersedak keharusan Alasan tak bersyarat Rayumu selalu mengelak Tercekat diam Menyesak Pagi itu Kau kusut meronta kata Sementara aku mematung di antara kaku [Kaguja 1945]

TAK ADA YANG PEDULI BAHWA GELAP ACAP KALI MERUBAH DUKA

(Gambar ilustrasi from Pinterest/ link: https://pin.it/5yPVvR8) Antara jingga, guratan waktu, serta bayang temaram Sedetik senja merengkuh nuansa Tatkala lampu kota terlibat canda Para penikmat malam sisakan waktu bercengkerama Di deretan bangku-bangku kosong taman kota Seraya tapak kaki kecil berlarian Masih di sudut taman kota Salah tingkah polah sepasang angsana Menyaksikan sisa bintang tak bercahaya Mendengar suara pedih lirih jiwanya Seduh kopi di antara kepahitan lainnya Getir itu masih sama Sebagaimana kosong tak bertema Jingga masih tak peduli Kumandang gelap juga tak menepi sunyi

TEMAN TERAKHIRKU ADALAH RINAI HUJAN PADA KAMIS SENJA

Lebam menghujan Pada suatu sore di tengah keramaian Kala Sunyi menjadi kawan Juga kesendirian mengambil peran kehidupan Mengubah bahasaku di terpa badai Raut kusam yang tak tergapai Sementara rintik menyiksa dirinya Jatuh di antara luka dan debu penuh cerca Daun membasah Rindang terkulai layu Lambai nyiur melemah Tak kuasa bagi dahan merindu tanah Genang Air membuatmu kuyup Tersiram luka yang tak kan mengering Meremuk hujan menjadi puing Nada senjaku berubah bising Rintik berdansa bersama pekat awan Pada guyuran sisa hujan Aku menitip harapan