Dan pagi seolah mensenyapkan segala suasana-suasana biasanya di suatu kota. Terlihat Wajah-wajah murung. Berada pada keterdiaman masing-masing. Kopi-kopi sudah tak lagi mengepulan asapnya. Pun terik matahari terasa begitu panas. Tidak sehangat seperti pagi biasanya. Koran-koran tampak usang dengan sajian berita membosankan. Dan layak jika kemudian ia menjadi bungkus-bungkus makanan atau apalah dan tidak terpakai sama sekali.
Embun-embun juga sudah tampak mengering. Rimbun-rimbun hijau dedaunan sudah tak disertai irama kicauan camar di cemara-cemara taman itu lagi. Mereka sudah terbang sedemikian jauh. Meninggalkan setiap elegi tentang roman yang begitu rumit untuk diruntut menjadi bahan cerita.
Bising-bising sudah mulai mensenyapkan diri mereka pada keterdiaman masing-masing. Maka hanya angin-angin yang berkesiur dan menerbangkan debu-debu jalanan. Dan pada detik berikutnya angin itu juga membawa terbang apa saja pada tempat yang begitu jauh. Meninggalkan pikiran-pikiran. Menghilangkan kenangan. Dan langkah, berhenti pada jengkal ambiguitas.
Dalam hidup, tak sedikit orang yang mengira bahwa semakin banyak harta, semakin tinggi jabatan, atau semakin luas kekuasaan adalah tanda bahwa Allah mencintainya. Padahal, ukuran nikmat dalam pandangan manusia belum tentu sama dengan ukuran nikmat dalam pandangan Allah. Tidak semua yang terlihat banyak itu membawa kebaikan. Tidak semua yang ditahan dari kita berarti kita sedang dirugikan. Sebagian ulama berkata, من تمام النعمة عليك أن يرزقك الله ما يكفيك ويمنعك ما يطغيك. "Termasuk kesempurnaan nikmat atasmu adalah ketika Allah memberimu apa yang mencukupimu, dan menahan darimu apa yang bisa membuatmu melampaui batas." Ini bukan sekadar nasihat biasa, tapi kunci besar dalam memahami makna hidup. Sebab, betapa sering kita meminta sesuatu dengan sangat ngotot, meyakini bahwa jika hal itu tercapai, maka hidup kita akan lebih tenang. Namun ketika yang diminta tidak kunjung datang, kita kecewa, merasa dizalimi oleh takdir, seakan-akan Allah tidak adil dalam membagikan rezeki. Pada...
Komentar
Posting Komentar