Senandungkan lagi lagu-lagu kenangan itu.
Biarkan ia membawa setiap kenangan untuk sedikit memberi ruang kebahagiaan.
Biarkan ia berkelindan bersama simponi menyesakkan lainnya.
Karena kenangan tidak akan pernah membohongi setiap perasaan yang terlanjur ada, bukan? Sementara ingatan akan terus merekam setiap jejak langkah yang telah terlewati.
Maka biarkan setiap sayatan menjadi nyata mengucurkan darah kepedihan. Atau justru akan menyalakan cahaya kebahagiaan yang telah sedemikian lamanya meredup.
Biarkan ia membawa setiap kenangan untuk sedikit memberi ruang kebahagiaan.
Biarkan ia berkelindan bersama simponi menyesakkan lainnya.
Karena kenangan tidak akan pernah membohongi setiap perasaan yang terlanjur ada, bukan? Sementara ingatan akan terus merekam setiap jejak langkah yang telah terlewati.
Maka biarkan setiap sayatan menjadi nyata mengucurkan darah kepedihan. Atau justru akan menyalakan cahaya kebahagiaan yang telah sedemikian lamanya meredup.
*****
Search Music >> Kotak-Mati Rasa >> Play Now
Terlalu.
Berlarut kesedihan ku.
Berlarut kesedihan ku.
Larut kesendirian ku
Kar'na kamu.
Kar'na kamu.
Terlanjur...
Terlanjur kau patahkan ku.
Terlanjur kau patahkan ku.
Hingga aku pun tak mampu
Buka hatiku.
Buka hatiku.
Harus ku terima
Dan tetap ku terima.
Walaupun yang ku rasa.
Dan tetap ku terima.
Walaupun yang ku rasa.
Ku t'lah.
Ku t'lah mati rasa
Tak mampu melihat
Kau butakan segalanya...
Ku t'lah mati rasa
Tak mampu melihat
Kau butakan segalanya...
[Lirik by: Kotak-Mati Rasa]
Komentar
Posting Komentar