Pagi bercerita padaku tentang seorang gadis pemalu
Rambut hitamnya yang memerah mengelak keluguan itu
Kesederhanaan yang dulu hanya kisah masa lalu
Kini sang gadis pemalu itu sudah tak lagi punya malu
Kala sore menjelang, hati yang terdiam dan tak mengenal dunia seketika ditanggalkan
Hingga tersisa jahitan-jahitan tipis yang dengan sengaja mempertontonkan keindahan
Lantas, kemana perginya sang gadis lugu berambut panjang.?
Jawabnya, hilang termakan zaman.
Andai dulu tak dikenalkan padanya kehidupan,
Mungkin tak kan begini makna hidup yang ia terjemahkan
Namun, apalagi hendak dikata, gadis pemalu telah tanggalkan segalanya demi uang
Kini, biarlah malam panjang dijadikannya peraduan
Wahai gadis pemalu,
Tak ada kata terlambat bagimu untuk pulang
Pulanglah selagi tangan lembut dan hangat itu masih bisa menyumbang belaian
Atau mungkin kau ingin sedikit lebih lama dalam ketidak tahuan
Hingga nanti hanya nisan yang akan menunggu dan menyambutmu pulang
Komentar
Posting Komentar