Waktu melaju sebagaimana garis ketentuannya
Adakah yang kau lupa di ingatanmu
Tentang dia dan aromanya
Tarian bayangnya kian gemulai
Sebab rapuh telah menjebak dan menghantuimu
Jelas sekali
Di ujung bibirnya
Ada kata terakhir yang melekat dikepalamu
Jangan sesekali kau lupakan
Katanya suatu ketika
Biarkan saja
Tanpa jarak ia akan mengikut
Di meja makan, jendela kamar
Atau di dalam saku celana kusam itu
Dan itu benar
Setiap kali menatap nanar di segala hening
Waktu melintas tanpa ada sentuh
Segalanya, tentang seseorang itu
Menghujam keras di setiap gerak nadimu.
Komentar
Posting Komentar