Tak ada lagi sajak bagi para pemimpi
Lenggana masa untuk kembali menemani
Menggubah ayat kehidupan menjadi sepenggal sastra
Sayangnya,
Tersirat sisipan kata tak tereja
Pun sesekali tiba di suatu masa
Mereka terjerembab dalam kubang duka
Di ujung harap yang masih tersisa
Mereka menyutubuhi rangkaian warna
Tertentang semburat pelangi mewarna jingga
Terjamah cipta oleh kirana
Sampai menunggu saatnya tiba
Keteraturan itu lungsur tercabik murka
Teriak para pemimpi berdusta
Seketika
Segala mimpi dan asa
Hanyut bersama tetes peluh yang tersisa
Komentar
Posting Komentar