Kembali dia mencari waktu terbaik dalam hidupnya yang senggang.
Tentang apa saja meski pada akhirnya hanya menjadi kenang. Berakhir dalam kata tanda petik dan bintang.
Segala dua sisi warna dan pola. Hitam putih gelap terang pagi petang dan lain sebagainya. Merebahkan jiwa pada keras hidup yang dijalaninya.
Telah dilalui sekian waktu dengan kata tak berjeda. Merajut diksi salam tak terhingga. Sampai jemu tak merubah semangat menjadi jera.
Pada akhirnya, sekian tanya terjawab oleh sesuatu yang diinginkan. dengan buka kurung titik dua menjadi penjelas sekian tanya tak terpecahkan. Bahwa kenaifan diri adalah kewajaran. Secara kodrati yang tak bisa terelakkan. Mencapai satu tingkap pengertian bahwa cinta tak melulu harus diabaikan.
Komentar
Posting Komentar